Oliviera Mundur
Persijap Jepara
batal merekrut Sidenei Oliviera. Pemain berkebangsaan Brasil itu
kemarin mengundurkan diri karena persoalan adaptasi. Manajemen kini
bepikir untuk mencari pengganti pemain yang berposisi sebagai playmaker
tersebut.”Hari ini kami mendapatkan kepastain Oliviera mundur. Secara umum, pertimbangan atas keputusannya itu adalah soal adaptasi,” kata General Manager Persijap Mohammad Said Basalamah, sore kemarin.
Oliviera mencapai kata sepakat untuk bergabung dan melewati proses negosiasi pekan lalu. Ia juga dua kali tampil di pertandingan uji coba menghadapi PSIR Rembang, di Jepara dan Rembang. Akhir pekan kemarin, Oliviera menyatakan ke manajemen ia bermasalah dengan makanan, juga lingkungan. Ini memang kali pertama ia masuk ke Asia setelah sebelumnya tampil dalam kompetisi di Brasil.
Mohammad menghargai pilihan Oliviera yang mengundurkan diri. ”Kami bisa menerima alasan di balik keputusannya. Ini lebih baik diputuskan secepatnya, daripada saat mendekati kompetisi. Dengan kepastian seperti ini, kami bisa mengambil sikap,” kata dia.
Tunggu Rekomendasi
Dengan hengkangnya Oliviera, Mohammad menyatakan timnya jelas membutuhkan seorang gelandang eksaptriat. ”Kami sedang mencari, dan langkah manajemen adalah menyeleksi kembali,” lanjutnya.
Pada awalnya, pendaftaran pemain akan ditutup pada akhir Januari. Namun, kemarin Mohammad meminta informasi ke PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) pendaftaran pemain hingga 28 Februari.
Sementara itu, Dedy Junaidi, gelandang sayap yang sebelumnya dinyatakan tak direkrut, kemarin masih berlatih di Gelora Bumi Kartini. Mantan pemain Persepam Pamekasan itu belum mendapat rekomendasi dari pelatih Riono Asnan pekan lalu karena kondisinya menurun saat latihan pekan lalu.
Dedy lantas menjelaskan saat itu ia sedang sakit. Manajemen akhirnya memberi kesempatan untuk Dedy dan kini Riono sedang memantaunya. Semua pemain sudah didaftarkan oleh manajemen ke PT LPIS, termasuk Dicky Firasat, penyerang yang terakhir direkrut. Adapun Dedy masih menunggu lampu hijau dari Riono.






0 komentar:
Posting Komentar